10/17/2009

Dilema Besar di Tempat Kerja

0

PERNAHKAH Anda terbangun pada pagi hari dan merasa malas bekerja? Atau, Anda pernah berbohong pada atasan Anda hanya agar terbebas dari pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda?

Situasi ini memang tidak menyenangkan dan harus segera dicari solusinya. Namun menurut Steve McCann, pendiri McCann Research Corporation, banyak orang yang tak mengerti mengapa rasa malas atau hilangnya semangat kerja tersebut menimpa mereka. Yang mereka tahu, mereka hanya malas saja berhubungan dengan pekerjaan.

"Padahal, mencari tahu penyebab dari masalah hilangnya semangat kerja ini penting untuk dicari solusinya. Jika Anda menemukan penyebabnya, Anda bisa mengubah efeknya bagi diri Anda," ujar McCann, seperti dikutip dari careerbuilder.com.

Anda mungkin tak akan menyangka seberapa besar karugian yang timbul jika hal ini dibiarkan. Menurut Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat, akibat turunnya semangat kerja, negara merugi hingga secara materi, mereka juga bisa mengalami gangguan kesehatan dan penurunan kualitas hidup.

"Lingkungan kerja yang buruk sangat memengaruhi kesehatan fisik, mental, dan emosional. Karena itu, jaga diri dengan diet, latihan fisik, istirahat, keseimbangan hidup, pijat, dan mengungkapkan apa yang ada di pikiran Anda," saran konsultasi karier Robin F Bond.

Bond menyarankan agar Anda mengubah perilaku dan cara memandang sebuah situasi. "Dua hal inilah yang harus Anda lakukan untuk bisa mengontrol semangat kerja.

PERASAAN NEGATIF

Perbedaan kepribadian, budaya, dan etika kerja dapat berpengaruh negatif pada lingkungan kerja. Jika Anda mengalami hal ini, McCann menyarankan agar Anda segera mencari tahu kondisi mana yang harus diubah, cari tahu solusi apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, dan praktikkan strategi jitu untuk mempertahankan kondisi tersebut.

ATASAN YANG MENGHAMBAT KARIER ANDA

Untuk mengatasi masalah ini, pastikan Anda memiliki catatan atas prestasi yang sudah dilakukan. Katakan dengan penuh etika dan kesopanan bahwa Anda memiliki kontribusi yang tinggi terhadap perkembangan perusahaan.

GOSIP KANTOR

Gosip tidak hanya menciptakan kondisi tak nyaman, permusuhan, serta pesimistis di tempat kerja, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian. Untuk mengatasi masalah ini, pihak manajemen harus mengonfrontasi isu tersebut. McCann bahkan menyarankan sebuah gerakan unik di kantor, yaitu dengan membuat stiker atau area "bebas gosip" di beberapa sudut di kantor.

"Dengan menerapkan cara ini, mereka yang biasa bergosip akan merasa sadar diri dan mengurangi menyebar efek negatif pada karyawan yang lain," ujar McCann.

Selain itu, dengan cara ini, mereka bisa lebih terdorong untuk mau menyebarkan berita yang sudah pasti dibandingkan gosip pribadi para karyawan.

BULLYING

Bullying tak hanya terjadi pada kalangan remaja di sekolah. Di kantor pun hal ini bisa terjadi. Perilaku seperti melontarkan humor yang bernada mengejek, pelecehan seksual secara verbal, berteriak atau memarahi karyawan atau rekan kerja di depan orang lain, sampai tidak mengacuhkan rekan kerja, kerap terjadi di lingkungan kerja. Jika ini terjadi, rekam atau kumpulkan segala bukti bullying tersebut. Laporkan pada atasan, manajemen, atau HRD.

"Jika masalahnya adalah masalah pribadi, selesaikan secara empat mata. Jika perlu, minta seseorang untuk menjadi mediator atau cari bantuan hukum," jelas Bond.

PERUBAHAN

Dunia kerja di masa ini cepat sekali berubah. Perubahan teknologi, krisis ekonomi, dan kondisi politik bisa mengubah perputaran bisnis menjadi tak terkendali.

"Jika kondisi ini terjadi, komunikasi yang jujur antara atasan dan bawahan sangat diperlukan. Ini penting agar masing-masing bisa memahami dan menerima perubahan tersebut," tegas McCann.

Intinya, jika Anda mulai merasakan ada penurunan semangat kerja, segera analisis penyebabbya. Semakin cepat diketahui gejala dan penyebabnya, semakin cepat semangat kerja kembali ditumbuhkan. (Okz)

10 Alasan Perusahaan Pekerjakan Karyawan

0

SETIAP perusahaan tentunya ingin berkembang pesat. Salah satu caranya dengan mempekerjakan orang-orang yang kompeten. Seperti apa ciri-cirinya?

Ketika Anda mengirim lamaran pekerjaan, tentunya Anda sudah tahu apa yang Anda inginkan. Anda tentu ingin perusahaan yang menyenangkan, rekan kerja yang baik, gaji yang lebih tinggi, budaya perusahaan yang sesuai dengan Anda, dan yang paling penting, anda mencintai pekerjaan tersebut. Namun, pernahkah Anda menyadari apa yang diinginkan perusahaan saat mencari calon karyawan?

"Jika calon karyawan tidak mengetahui apa yang diinginkan perusahaan, maka dia tidak akan bisa meyakinkan perusahaan bahwa dia adalah kandidat terbaik untuk posisi tersebut," jelas pendiri CollegeRecruiter.com Steven Rothberg, seperti dikutip dari careerbuilder.com.

Dalam survei tahun 2009 yang dilakukan oleh CareerBuilder dan Robert Half International, perusahaan menginginkan calon karyawan yang punya keahlilan multitasking (36 persen), inisiatif (31 persen), dan kreatif (21 persen), selain dari keterampilan yang sesuai dengan posisi yang ditawarkan.

Careerbuilder juga menanyakan faktor-faktor apa saja yang diinginkan perusahaan dari calon karyawannya. Berikut daftar tersebut:

1. Berpotensi jangka panjang

Perusahaan menginginkan karyawan yang mau mengabdikan dirinya di perusahaan. Karyawan yang ingin berkembang bersama perusahaan akan selalu merasa termotivasi, bersemangat dalam bekerja, serta selalu memikirkan strategi agar perusahaan bisa terus berkembang.

"Untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki sifat ini, Anda bisa bertanya apakah imbalan bagi karyawan yang paling berprestasi dan mintalah mereka memberi contohnya," ujar President of Personal Management Solutions Celia Santana.

2. Mampu bekerja sama

Alasan ini penting karena setiap karyawan akan menghabiskan banyak waktunya di temoat kerja bersama karyawan yang lain. Karena itulah, perusahaan harus yakin bahwa Anda bisa memahami peraturan-peraturan tidak tertulis, suka menolong, bisa dipercaya, menghormati rekan kerja, dan kompeten.

3. Mampu menghasilkan uang

Alasan ini penting karena perusahaan harus tahu apakah karyawan barunya akan membuat perusahaan untung atau justru merugi.

"Perusahaan biasanya suka hitungan secara matematika. Semakin Anda bisa menunjukkan keuntungan yang mereka dapatkan dengan mempekerjakan Anda, semakin besar potensi Anda untuk dipekerjakan," ujar Rothberg.

4. Lamaran kerja yang menarik

Surat lamaran kerja ibarat iklan yang mempromosikan diri Anda. "Surat ini adalah refleksi dari diri Anda di mata pembacanya," ujar President EFL Associates Jay Meschke.

Jika kesan pertama akan terus teringat, maka surat lamaran yang baik akan mendorong terciptanya kesan yang baik atau sebaliknya.

"Saat membuat lamaran kerja, perhatikan isi, gaya penulisan, dan akurasinya. Coba minta teman Anda yang paling kritis dan skeptis untuk membacanya dan minta sarannya," saran Meschke.

5. Pengalaman kerja yang relevan

Pengalaman kerja yang sesuai menunjukkan bahwa Anda tak perlu lagi dibimbing secara terus-menerus. Perusahaan tentunya tak punya banyak waktu untuk membimbing atau melatih karyawannya.

"Siapkan lamaran Anda dengan kualifikasi, referensi, serta latar belakang yang mendukung. Tak ada cara yang lebih baik dari itu," tegas Meschke.

6. Mampu menyelesaikan masalah

Perusahaan sadar penuh bahwa dalam bisnis, perubahan bisa terjadi dengan cepat. Hanya orang-orang yang fleksibel dan mampu berpikir cepat saja yang mampu untuk segera menyesuaikan diri.

"Carilah cara berpikir menangani tantangan dan masalah dengan cara yang tidak pernah diajarkan di buku. Misalnya saja, Einstein biasanya melakukan pendekatan dengan cara berpikir layaknya anak-anak yang berfantasi dan bekerja untuk mewujudkannya," ujar Steven.

7. Paham dunia online

Internet serta jaringan pertemanan adalah cara yang baik untuk membangun komunikasi dan membentuk networking. Meski begitu, karena hal ini bisa membuat orang lain bisa mengakses kehidupan pribadi Anda, maka pastikan agar kredibilitas Anda di dunia online terjamin bersih.

"Gunakan social networking ini untuk keuntungan Anda. Bertemanlah dengan orang-orang dan para ahli yang bisa memberikan rekomendasi yang baik serta penghargaan yang baik sebagai nilai lebih yang bisa dilihat langsung oleh orang lain," ujar Vice President of Human Resources DLT Solutions Chris Laggini.

8. Multitaster

Dunia bisnis selalu membutuhkan orang-orang yang mampu melakukan banyak tugas. Jika karyawan menunjukkan keinginan untuk terus belajar dan senang melakukan segala jenis pekerjaan, maka dia umumnya adalah orang yang selalu ingin tahu dan ambisius, dua kriteria yang dibutuhkan untuk bisa maju dan sukses.

"Karena itulah, jangan malu untuk meminta tugas tambahan yang bisa memacu diri Anda untuk belajar tentang suatu hal baru," ujar Susan Stern, pendiri dan President of Stern + Associates, yang bergerak di bidang kehumasan dan marketing communications.

9. Antusias dan inisiatif

Orang yang antusias akan selalu mudah diingat. Sementara orang yang selalu berinisiatif akan identik dengan gambaran orang yang selalu mengejar dan berusaha atas apa yang diinginkannya.

10. Cocok dengan budaya perusahaan

Mereka yang merasa nyaman dengan budaya perusahaan tentu akan bekerja dengan lebih baik. Cobalah untuk menggunakan cara berbeda, misalnya lewat blog atau twitter untuk menggambarkan bahwa Anda sesuai dengan budaya perusahaan tertentu.

Cari cara pula untuk menegaskan bahwa Anda terbuka pada kerja tim, fleksibilitas, dan kepemimpinan, untuk menunjukkan bahwa Anda memang tertarik dengan posisi yang ditawarkan. (Okz)

10/10/2009

Service Center LG

0

Daftar pusat layanan servis produk-produk LG Electronics di seluruh wilayah Indonesia.

Ambon
Jl. Tuluka Bessy No. 32
Ambon
(0911) 344630

Banda Aceh
Jl. Sultan Alaydin Johansyah No.15
Neusu, Banda Aceh
(0651) 41783

Bandung
Jl. Lingkar Luar Selatan
Komp. Kopo Plaza, Blok A/24
Bandung 40233, Jawa Barat
(022) 6033673,6009157 - 58

Bandung Electronic City (BEC) L1/G01
Jl Purnawarman No.113-115
(022) 4223032

Banjarmasin
Jl. A. Yani Km. 5,7 No. 6 Banjarmasin
(0511) 3270945, 3267225, 3267421, 3270646

Batam
Jl. Bunga Raya no.1
Komp. Balai Office Park, Batam
(0778) 430220

Bekasi
Jl. A. Yani Komp. Comersial Center Blok A1 No. 11 Kayu Rining, 17144, Bekasi
(021) 8848686, 8856044, 8856045

Bogor
Botani Square Blok 2B, Jl. Raya Pajajaran
Baranangsiang, Bogor
(0251) 8400674

Cirebon
Jl Brigjend Dharsono No 10 Kav 9
Cirebon
(0231) 232424

Denpasar
Pertokoan Gatsu Megah
Jl. Gatot Subroto Barat No. 311, Denpasar
(0361) 425770, 416394, 416395

Jl. Teuku Umar No. 74XX, Denpasar
(0361) 244286, 245441

Jakarta
Jl. Panglima Polim Raya No. 69
(021) 7247738/63

Jl. Biak Raya No. 21B-C. Jakarta Pusat
(021) 63867369 / 70

ITC Cempaka Mas Blok I No.741-742
Jakarta Pusat
(021) 42901978

Mal Ambassador Lt.3 No.8 Jakarta Selatan
(021) 59739654

Mal Taman Anggrek Lt. 3, Blok E8/341
(021) 5639082

Senayan City Lt. 4 No. 6 Jakarta Selatan
(021) 72781540

ITC Roxy Mas Lantai Dasar D31 Jakarta Pusat
(021) 6388287

Komplek Roxy Mas Blok C3 No. 37
Jl. Hasyim Ashari
(021) 6331925

Pacific Place Mall Lt. 3 No. 3-29
(021) 57973055

ITC Fatmawati Ground Floor No. 118, Jakarta Selatan
021-91260046

Mall Grand Indonesia, LT3 Unit3 No. 50
021-23580652

Jambi
Jl. Sultan Agung 2, No : 71
Kelurahan Murni Simpang Pulay Jambi
(0741) 33674

Kediri
Jl. Kapten Tendean 26
Kel.Tosaren Kec. Pesantren, Kediri
(0354) 683162 / 688268

Kendari
Jl. A. Yani No. 183 Wua-wua
Kendari
(0401) 395087

Lampung
Jl. Pangeran Diponegoro No.79
Sumurbatu - Bandar Lampung
(0721) 483910

Lombok
Jl. Sriwijaya No. 72
Lombok
(0370) 6857225

Malang
Jl. Sukarno Hatta No. 30 Kav.8
Malang
(0341) 403900

Manado
Jl. Pierre Tandean Boulevard No. 18
Kel. Wenang Utara, Manado
(0431) 854546

Makasar
Mall MTC Karebosi
Jl. Ahmad Yani, lt. 3, Blok E2
(0411) 5077498

Medan
Jl. Binjai Km. 6.7 No.100
Komp. Pergudangan IKA Dieasel, Medan
(061) 8476929 - 32, (061) 8445822

Plaza Medan Fair Lt 4 No. 86-88
Jl. Gatot Subroto No. 30, Medan
(061) 4140601

Padang
Jl. Pulau Karam No. 179 – 181
Padang
(0751) 36866, 840089, 38979

Palembang
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 11-12
Palembang
(0711) 710488, 719670

Pekanbaru
Jl. Riau No.183/185/187
(0761) 44326, 41874, 855424-5, 860697 (mkt), 860696 (svc)

Pontianak
Jl. A Yani II No. 168°
Sei Raya, Pontianak
(0561) 721166

Samarinda
Jl. Ir. Sutami, Komp. Pergudangan Blok V No. 1 ~ 4
Kel. Karang Asam, Kec. Sungai Kunjang
Samarinda
(0541) 275119, 275120, 274587

Semarang
Jl. Majapahit No.297
Semarang
(024) 6719888

Extention tengah No: 6 Lantai dasar
Mall Ciputra Simpang Lima, Semarang
(024) 91085720

Surabaya
Jl. Tegalsari No. 41, Surabaya
(031) 5475577, 5456726-27, 5490777 (svc)

Gedung WTC Lantai II No. 807
Jl. Pemuda No. 27-31, Surabaya
(031) 5456440

Plaza Marina Lt. 3, Blok C3
Surabaya
(031) 8498040

Ujung Pandang
Jl. Petarani No. 18
Ujung Pandang
(0411) 447011, 449370

Yogyakarta
Jl. Magelang KM 6, Sleman
Yogyakarta
(0274) 625948-49

Firefox Bisa Cegah Serangan di Internet

0

Mozilla mengungkapkan bahwa mereka akan memasang teknologi yang dapat membantu Firefox menghentikan serangan keamanan berbasis Internet.

Menurut Mozilla, teknologi bernama Content Security Policy (CSP) tersebut merupakan teknologi dengan spesifikasi yang dibuat Mozilla. Tujuannya agar situs dan pengembang aplikasi dapat menentukan konten di situsnya ataupun aplikasinya yang sah.

Teknologi ini juga akan memblokir setiap script ataupun kode perusak yang telah ditambahkan oleh hacker yang berhasil menembus situs ataupun aplikasi yang bersangkutan.

“Ini bukan trik yang dibuat untuk mengatasi satu jenis serangan,” kata Johnathan Nightingale, Manager Front-end Development Team, Mozilla,dari PC Advisor, 9 Oktober 2009. “Ini dapat membantu situs-situs mengatasi masalah corss-site scripting, tetapi lebih dari itu,” ucapnya.

Nightingale menyebutkan, mereka kini memiliki cara untuk mematikan apapun yang dinamis, sehingga apapun konten yang ditambahkan ke situs, jika itu ada di halaman dan mereka mengirimkan sesuatu di bagian header, akan ditutup.

Firefox memperkenankan pengembang aplikasi dan situs untuk memisahkan konten yang sah dan konten yang terlarang. Dengan CSP, Firefox akan mempersilahkan konten sah untuk dijalankan, dan memblokir konten yang berbahaya.

Awal tahun ini, Eric Lawrance, seorang Program Manager di tim Microsoft Internet Explorer menyebutkan bahwa CSP merupakan ide yang bagus dan merupakan pendekatan yang menjanjikan. Meski begitu ia tidak menyebutkan apakah Microsoft akan mendukung teknologi serupa pada browsernya. (VivaN)

Password Paling Banyak Digunakan (123456)

0

Beberapa waktu lalu, bocor di Internet bahwa 10 ribu password pengguna akun email Hotmail dicuri. Pencurian password juga ternyata kemudian meluas sampai ke pengguna Google dan Yahoo.

Dari 10.028 alamat e-mail hotmail yang dibagikan, sebanyak 9.843 di antaranya merupakan akun e-mail yang valid. Ada 90 persen pengguna yang memakai password yang unik.

Password terpanjang yang ditemukan adalah sepanjang 30 karakter yakni lafaroleratropezoooooooooooooo dan pasword terpendek adalah 1 karakter, yakni ).

Sejumlah 10 persen dari password yang berhasil diketahui bukan password unik. Ada 64 akun yang menggunakan 123456 sebagai passoword. Itulah password yang paling laku. Di urutan kedua 12345678 yang digunakan 18 orang. Password alejandra, yang digunakan 11 orang di urutan ketiga.

Dari data yang didapat, Bogdan juga mengelompokkan password berdasarkan jumlah karakter. Panjang password yang paling banyak dipilih adalah
6 karakter, yakni 22 persen. Sebanyak 21 persen menggunakan 8 karakter dan 14 persen menggunakan 7 karakter.

“Dari daftar dapat dilihat bahwa mayoritas pengguna memakai password yang buruk. Sebanyak 42 persen hanya menggunakan karakter alfabet dan 19 persen menggunakan karakter numerik saja,” tulis Bogdan Calin dari Acunetix, 9 Oktober 2009.“Hanya 6 persen dari seluruh password yang bocor mengandung kombinasi antara alfa numerik dan karakter khusus lainnya,” sebut Calin. (VivaN)

Feed my Articles

Google Translator

Donate

Counter